Arus Mudik Aman dan Lancar, Ini Usulan Kang Hero

 


Herman Khaeron, Anggota Komisi VI DPR RI

Cirebon – Herman Khaeron, anggota komisi VI DPR RI  usulkan sejumlah inovasi untuk arus mudik dan balik lebaran 2025 berjalan lancar dan nyaman.

 

“Pentingnya strategi yang efektif untuk mengatasi lonjakan kendaraan di jalan tol, “ tutur Kang Hero, panggilan akrab Herman Khaeron, Rabu, 18 Maret 2025.

 

Salah satu gagasannya, lanjut Kang Hero yaitu  pemberian diskon tarif tol sebesar 20% tidak hanya pada hari-hari puncak, tetapi juga sebelum dan sesudahnya.“(Usulan kebijakan) diskon ini bertujuan untuk menyebar kepadatan kendaraan sehingga arus mudik dan balik lebih merata,” tutur Kang Hero.

 

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 28 Maret atau 3 hari sebelum lebaran Idul Fitri sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 6 April atau H+5 sesudah lebaran.

 

Selain itu, Kang Hero juga menegaskan perlunya kesiapan infrastruktur jalan tol yang lebih baik, Kang Hero juga mengapresiasi peran Menteri Koordinator Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono, dalam meningkatkan koordinasi antar-lembaga guna menghadapi lonjakan pemudik yang diprediksi lebih besar dibanding tahun sebelumnya

 

Kesiapan bahan bakar di jalur mudik pun menjadi sorotan Kang Hero.” Kendaraan yang kehabisan BBM sering menjadi penyebab kemacetan,” tutur Kang Hero. Untuk itu Kang Hero juga  meminta PT Pertamina (Persero) memastikan stok BBM aman dan menambah armada pengiriman menggunakan kendaraan roda dua ke titik-titik rawan macet. “Kemacetan sering kali diperparah oleh kendaraan yang kehabisan bahan bakar, sehingga solusi ini harus diantisipasi dengan baik,” tegas Kang Hero.

 

Selanjutnya untuk  meningkatkan kenyamanan pemudik, Kang Hero mengusulkan penambahan mobile toilet di sepanjang jalur mudik, terutama di luar rest area utama, Tujuannya  guna mengurangi antrean panjang yang sering menjadi sumber ketidaknyamanan.

 

Kang Hero juga menyoroti penerapan sistem contraflow, yang dinilai perlu dikelola lebih efektif agar tidak menimbulkan kemacetan di titik keluar. “Evaluasi terhadap penerapan contraflow harus dilakukan agar tidak malah memperburuk kondisi lalu lintas,” tutur Herman.

 

Sebagai langkah tambahan untuk mengurai kepadatan, ia mendorong optimalisasi exit tol agar antrean kendaraan tidak menghambat jalur utama. Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan petugas di sekitar pintu keluar untuk mencegah penumpukan kendaraan yang bisa berdampak luas pada lalu lintas.

 

Dengan berbagai usulan ini, Herman berharap mudik Lebaran 2025 dapat berlangsung lebih lancar dan nyaman bagi seluruh masyarakat.“Semua pihak harus bekerja sama untuk memastikan pemudik bisa sampai ke tujuan dengan selamat dan tanpa hambatan yang berarti,” tutur Hero. (Hid)

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama